Sejarah dan Sejumlah Perubahan dalam Konsep Penghargaan Ballon d’Or


Sejarah dan Sejumlah Perubahan dalam Konsep Penghargaan Ballon d’Or
Sejarah dan Sejumlah Perubahan dalam Konsep Penghargaan Ballon d'Or

Menurut Inforamasi yang didapat Penghargaan Ballon D’or ini pada awalnya adalah penghargaan khusus yang hanya diberikan pada pemain di daerah Eropa. Pemain yang tadinya mendapatkan penghargaan ini karena prestasinya sepanjang tahun 2013 adalah Cristiano Ronaldo. Pada saat itu pemberian penghargaan dilakukan di atas panggung Kongreshauss. Acara ini diselenggarakan di daerah Zurich, Swiss. Pemain yang berasal dari Madrid ini merasa terharu dan mengacungkan piala yang baru saja diterimanya. Piala ini merupakan bukti kemampuannya sebagai seorang pemain sepak bola yang patut diperhitungkan dan keberadaannya sangat berpengaruh pada kemenangan tim. Ini adalah esensi dari penghargaan Ballon d’Or dan terdapat sejarah panjang mengenai perubahan fungsi dari penghargaan di masa lalu dan masa sekarang.

Pada saat ini banyak orang yang menyangka bahwa penghargaan tersebut merupakan bukti bahwa pemain yang mendapatkan pengharagaan adalah orang yang dianggap memiliki kemampuan terbaik sejagad raya. Namun sebenarnya terdapat latar belakang panjang untuk penghargaan ini dan perubahan yang terjadi pada perlakuan penghargaan tersebut berubah dari waktu ke waktu. Penghargaan ini pertama kali digunakan pada tahun 1956. Nama Ballon d’Or ini telah digunakan sejak awal penghargaan ini dibuat. Pada saat itu pemain yang diperhitungkan dan bisa mendapatkan piala ini hanya berasal dari Eropa. Hal ini bisa dianggap wajar karena pembentukan persatuan sepak bola dunia yang dikenal dengan sebutan FIFA pada awalnya dilakukan di Eropa.

Piala ini terus menjalankan fungsinya sebagai alat untuk menentukan pemain terbaik di dunia Eropa sampai tahun 1994. Pada sebuah majalah olahraga yang terkena di Prancis kita bisa mengetahui konsep pemilihan yang dilakukan untuk penghargaan ini. Penghargaan yang eksklusif ini tentu saja mengecualikan orang hebat dari benua lain seperti Maradona dan Pele. Pada titik tertentu penghargaan ini tidak begitu dikenal karena eksklusifitasnya. Namun memiliki piala in tentu saja merupakan kebanggaan tersendiri. Pada tahun 1995 mekanisme pemilihan yang dilakukan oleh jurnalis memiliki peluang untuk mengangkat pemain non-Eropa. Pemain yang diangkat harus berpartisipasi dalam kompetisi benua biru. Bintang AC Milan yang berasal dari Liberia otomatis muncul dan berhasil meraih Ballon d’Or.

Situs SPORTSBOOKQQ188.NET AGEN BOLA SBOBET DAN BANDAR JUDI BOLA TERPERCAYA INDONESIA Mengatakan Pemain non Eropa pertama yang meraih Ballon d’Or ini adalah George Weah. Tidak hanya sampai disitu Weah begitu besar dalam permainan bola di decade tersebut sehingga FIFA juga menyatakan pemain ini sebagai pemain terbaik dunia. Perubahan kembali terjadi pada tahun 2007. Dalam perubahan ini gelar sebagai pemain terbaik Eropa dihapuskan dari Ballon d’Or. Dengan kondisi ini artinya semua orang berhak untuk memberikan suara pada pemain bola manapun. Tampaknya hal ini memang sudah direncanakan. Namun kalaupun tidak tampaknya dua jenis penghargaan tingkat dunia akan membuat pertentangan yang cukup keras di masa datang. Oleh karena itu merger terjadi antara Ballon d’Or dan FIFA.

Hasil dari merger ini adalah sebuah penghargaan dengan skala internasional yang disebut FIFA Ballon d’Or. Merger ini terjadi pada tahun 2010. Penghargaan terbaik versi Eropa dan versi FIFA dengan skala dunia dihapuskan dan penghargaan kelas dunia baru muncul. Kenyataan perubahan nama Ballon d’Or mungkin luput dari perhatian orang namun Michel Platini yang merupakan pemimpin federasi sepakbola EROPA merasa tidak nyaman dengan hal tersebut. Dia merasa UEFA tetap harus memiliki penghargaan khusus versi Eropa. Kegelisahan ini mendorong pemimpi UEFA tersebut untuk menginisiasi pembuat penghargaan yang dia maksudkan.

Ketika niatnya diketahui para otoritas bola bereaksi dan sejumlah besar lobbying dilakukan. Perubahan dan penawaran dibuat agar tidak terjadi kekacauan mengenai masalah ini. Pada akhirnya keputusan pun kembali diubah pada konsep Ballon d’Or yang berlaku dari tahun ‘95 sampai ‘07. Pemberian suara kembali dibatasi pada pemain yang tampil di dalam kompetisi yang berhubungan dengan UEFA. Messi adalah pemain yang menggondol lima dari penghargaan ini. Memang frekuensi pengambilan penghargaan sempat terputus oleh CR7 pada tahun 2013. Namun tahun ini Messi kembali mendapatkan penghargaan tersebut. Messi memang tidak tampak biasa saja pada saat memegang piala ini namun ini tidak membuat para fans enggan mengabadikan dia dan piala barunya.

Selanjutnya ada juga pemberitaan informasi seputar sepakbola lain nya yang tentu saja tidak kalah menraik untuk anda simak seperti berikut ini

  • Informasi Sepak Bola EPL Terbaru
  • Benarkah Transfer Pertengahan Musim Selalu Berakhir Buruk?
  • Kabar Terbaru Sepak Bola Bola Italia

Leave a Comment